Lewati ke konten
Cendekia Muslim Press
Kaum Sarungan Menjaga Iman di Tengah Dunia yang Makin Bising
Pendidikan

Kaum Sarungan Menjaga Iman di Tengah Dunia yang Makin Bising

oleh Ahmad Rizky Fauzi, M.Pd., Editor: Abdul Latif Djakfar, SE., MM, M.Pd.

Rp90.000

Rp100.000

Hemat 10%
Status
Stok tersedia
Kode
#1785828853
Tanya via WhatsApp

Deskripsi Buku

KAUM SARUNGAN
Menjaga Iman di Tengah Dunia yang Makin Bising

Penulis: Ahmad Rizky Fauzi, M.Pd.

Editor: Abdul Latif Djakfar, SE., MM, M.Pd.

SINOPSIS

Di era media sosial, kecerdasan buatan (AI), dan dunia yang serba cepat, menjadi santri bukan lagi hanya tentang mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Tantangan terbesar justru adalah bagaimana tetap menjaga iman, adab, dan hati agar tidak hanyut dalam arus yang terus berubah.

Banyak anak muda hari ini tumbuh di tengah banjir informasi, budaya scroll tanpa henti, tekanan untuk selalu terlihat sempurna, serta keinginan mendapatkan validasi dari dunia digital. Akibatnya, tidak sedikit yang merasa lelah, kehilangan arah, bahkan lupa kepada tujuan hidup yang sebenarnya.

Kaum Sarungan: Menjaga Iman di Tengah Dunia yang Makin Bising hadir sebagai teman perjalanan bagi generasi muda yang ingin tetap relevan tanpa kehilangan jati diri.

Buku ini mengajak pembaca melihat bahwa "kaum sarungan" bukan sekadar orang yang memakai sarung, melainkan siapa saja yang menjadikan iman sebagai pegangan, adab sebagai identitas, ilmu sebagai cahaya, dan akhlak sebagai cara hidup.

Dengan bahasa yang ringan, dekat dengan keseharian Gen Z, serta dipadukan dengan ayat-ayat Al-Qur'an, hadis Nabi ?, dan hikmah para ulama Ahlussunnah wal Jama'ah, buku ini membahas berbagai persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan anak muda, mulai dari media sosial, overthinking, FOMO, persahabatan, cinta, karier, rezeki, dakwah digital, hingga bagaimana tetap istiqamah di tengah dunia yang semakin berisik.

Buku ini tidak menggurui, tidak menghakimi, tidak pula menawarkan kehidupan yang sempurna, sebaliknya, buku ini mengajak setiap pembaca untuk sama-sama belajar, bertumbuh, memperbaiki diri, dan selalu menemukan jalan pulang kepada Allah, meski berkali-kali terjatuh.

Karena pada akhirnya, yang akan membuat seseorang mulia bukanlah pakaian yang dikenakannya, bukan pula seberapa viral namanya, melainkan seberapa besar nilai-nilai Islam hidup dalam kesehariannya.

Jika setelah membaca buku ini kamu menjadi lebih mencintai salat, lebih menghormati orang tua dan guru, lebih bijak menggunakan media sosial, lebih semangat mencari ilmu, dan lebih dekat kepada Allah, maka perjalanan menjadi Kaum Sarungan telah benar-benar dimulai.

Sebab sarung hanyalah simbol. Tetapi iman, adab, ilmu, dan akhlak adalah warisan yang akan menemani kita, bukan hanya selama hidup di dunia, tetapi juga saat pulang menghadap Allah.

Buku terkait

Buku ajar sosiologi perikanan dan kelautan -10%

Buku ajar sosiologi perikanan dan kelautan

Muhammad Fajar Purnama, Ermayanti Ishak, Buku ajar Mata Kuliah “Sosiologi Perikanan dan Kelautan”  atau yang biasa disebut “refleksi dan representasi nyata (orisinil) kehidupan masyarakat pesisir khususnya Nelayan (dan sistem interaksinya)” disusun s...

Rp90.000

Rp81.000